Blog tentang materi biologi kelas 7 sampai kelas 9 smp lengkap membahas materi secara singkat dan mudah dimengerti

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, 20 February 2016

Gametogenesis

GAMETOGENESIS

Gametogenesis adalah proses pembentukan gamet (sel kelamin) yang terjadi melalui pembelahan mitosis dan meiosis.Gametogenesis berlangsung pada sel kelamin pada alat perkembangbiakan.
Gametogenesis meliputi SPERMATOGENESIS (pembentukan spermatozoa sperma) dan OOGENESIS (pembentukan ovum). 

  • PEMBENTUKAN SPERMA (SPERMATOGENESIS)

~ Hampir semua spesies hewan tingkat tinggi terutama mamalia, mempunyai proses        spermatogenesis yang hampir sama.
~ Contoh : proses spermatogenesis pada manusia.
  1. Tempat spermatogenesis

  • Spermatogensis terjadi di testis.
  • Di dalam testis terdapat tubulus seminiferus.
  • Dinding tubulus seminiferus terdiri dari jaringan epitel dan jaringan ikat.
  • Pada jaringan epitelium terdapat sel-sel spermatogenesis dan sel sertoli yang   berfungsi memberi nutrisi pada spermatozoa.
  • Pada tubulus seminiferus juga terdapat sel LEYDIG yang mengekskresikan           hormon testosteron yang berperan pada proses spermatogenesis.

    2. Proses spermatogenesis
gambar skema spermatogenesis dari mulai spermatogonium membelah secara mitosis menjadi spermatosit primer dan membelah secara meiosis pertama menjadi spermatosit sekunder  dan membelah secara meiosis kedua spermatid dan berdiferensiasi menjadi sperma
  • Pada masa pubertas, spermatogonia/spermatogonium membelah diri secara            mitosis sehingga menghasilkan lebih banyak spermatogonium.
  • Pada manusia, spermatogonia mengandung 23 pasang kromosom/46                     kromosom (diploid).
  • Beberapa spermatogonia membelah diri kembali, sedangkan yang lainnya             berkembang menjadi spermatosit primer yang mengandung kromosom                 sebanyak 46 kromosom.
  • Sel-sel spermatosit primer tersebut kemudian membelah secara meiosis untuk     yang pertama atau biasa disebut meiosis I menjadi 2 spermatosit sekunder yang jumlah kromosomnya menjadi setengahnya (23 kromosom/haploid).
  • Selanjutnya, spermatosit sekunder membelah lagi secara meiosis untuk yang         kedua kalinya atau biasa disebut meiosis II menjadi 4 spermatid. 
  • Jadi, spermatosit primer mengalami pembelahan meiosis I yang menghasilkan 2   spermatosit sekunder. 
  • Selama pembelahan meiosis II, kedua spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan 4 spermatid.
  • Selanjutnya, spermatid berdiferensiasi menjadi sel kelamin dewasa (masak) yang disebut spermatozoa/sperma.
  • Spermatozoa ini juga memiliki 23 kromosom (haploid).
  • Pada manusia, proses spermatogenesis berlangsung setiap hari.
  • Siklus spermatogenesis berlangsung rata-rata 74 hari, artinya perkembangan sel spermatogonia menjadi spermatozoa matang memerlukan waktu rata-rata 74 hari.
  • Sementara itu, pemasakan spermatosit menjadi sperma memerlukan waktu 2 hari.
  • Proses pemasakan spermatosit menjadi sperma dinamakan spermatogenesis dan terjadi di dalam epididimis. 
  • Pada pria dewasa normal, proses spermatogenesis terus berlangsung sepanjang hidup, walaupun kualitas dan kuantitasnya makin menurun dengan bertambahnya usia.  
    3. Bagian-bagian sperma
  • Sperma dewasa terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian kepala, bagian tengah, dan bagian ekor (flagelata).
  • Kepala sperma mengandung nukleus.
  • Bagian ujung kepala ini mengandung akrosom yang menghasilkan enzim yang berfungsi untuk menembus lapisan-lapisan sel telur pada waktu fertilisasi.
  • Bagian tengah sperma mengandung mitokondria yang menghasilkan ATP sebagai sumber energi untuk pergerakan sperma.
  • Ekor sperma berfungsi sebagai alat gerak.


    • PEMBENTUKAN SEL TELUR (OOGONIUM)
        1. Tempat oogonium

    • Oogenesis terjadi di ovarium.
    • Manusia memiliki 2 ovarium.
    • Sejak masa fetus, ovarium telah mengandung lebih dari 7.000.000 sel oogonia (tunggal=oogonium).
    • Pada manusia, sel oogonia ini mengandung kromosom sebanyak 23 pasang/46 kromosom (diploid).
    • Selama fetus ini oogonia berkembang ukuran dan menjadi oosit primer.
    • Pada saat bayi wanita dilahirkan, oosit primer jumlahnya kira-kira tinggal 1 juta.
    • Selama masa kanak-kanak, oosit primer mengalami masa istirahat hingga mencapai usia pubertas.
       2. Bagian-bagian ovum
    • Membran vitellin adalah lapisan transparan di bagian dalam ovum.
    • Zona pellusida adalah lapisan pelindung ovum yang tebal dan terletak di bagian tengah. Terdiri dari protein dan mengandung reseptor  untuk spermatozoa.
    • Korona radiata adalah sel-sel granulosa yang melekat di sisi luar oosit dan merupakan mantel terluar ovum yang paling tebal.
    • Nukleus (inti sel) adalah bagian sel ovum yang berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, repeoduksi RNA untuk mengodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, serta mengatur kapan dan dimana ekskresi gen harus dimulai,dijalankan, dan diakhiri. 
      3. Proses oogenesis

    • Pada masa pubertas, oogonia mengadakan pembelahan mitosis dan membentuk oosit primer.
    • Oosit primer mengadakan pembelahan meiosis I menghasilkan satu sel oosit sekunder yang besar dan satu badan kutub pertama/ badan polar pertama.
    • Perbedaan  bentuk ini disebabkan sel oosit sekunder mengandung hampir semua sitoplasma dan kuning telur, sedang sel badan kutub pertama hanya terdiri dari nukleus saja.
    • Oosit sekunder ini mempunyai kromosom setengah kromosom oosit primer, yaitu 23 kromosom (haploid).
    • Dalam pembelahan meiosis II, oosit sekunder membelah diri menghasilkan satu sel ootid yang besar dan satu badan kutub kedua (badan polar kedua).
    • Ootid yang besar tersebut mengandung hampir semua kuning telur dan sitoplasma.
    • Pada saat yang sama, badan polar pertama membelah diri menjadi 2 badan kutub.
    • Selanjutnya, ootid tumbuh menjadi sel telur (ovum) yang mempunyai 23 kromosom (haploid).
    • Sedangkan ketiga badan polar kecil hancur sehingga setiap oosit primer hanya menghasilkan satu sel telur yang fungsional.
    • Sel telur (ovum) yang besar itu mengandung sumber persediaan makanan, ribosom, RNA, dan komponen-komponen sitoplasma lain yang berperan dalam perkembangan embrio.
    • Sel telur yang matang diselubungi oleh membran corona ridiata dan zona pellusida.   
    • Oogenesis hanya berlangsung hingga seseorang usia 40-50 tahun (menopause).
    • Setelah wanita tidak mengalami menstruasi lagi (menopause) sel telur tidak dihasilkan lagi.
    SEMOGA BERMANFAAT DAN BERIKAN KOMENTARMU!!!!!
    lihat juga ini : http://adf.ly/?id=12851317 dan http://adf.ly/1XnfTk

    Share:

    Friday, 19 February 2016

    Sistem Ekskresi Pada Makhluk Hidup

    Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh. Zat sisa metabolisme  adalah hasil pembongkaran zat makanan.Sistem ekskresi berfungsi untuk membantu memelihara keseimbangan dalam tubuh makhluk hidup (homeostasis). Sistem ekskresi selain dilakukan dengan mengeluarkan zat sisa metabolisme, juga dengan melakukan proses osmoregulasi. 
    Osmoregulasi adalah pengaturan keseimbangan air dalam tubuh makhluk hidup. tubuh makhluk hidup perlu menyeimbangkan jumlah air yang masuk dan keluar dari dalam tubuh.

    •  SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA
    Hewan bersel satu (Protozoa)
    * Protozoa belum memiliki alat ekskresi khusus.
    * Zat sisa metabolisme dikeluarkan melalui VAKUOLA KONTRAKTIL (rongga berdenyut).
    * Vakuola kontraktil berfungsi untuk mengatur kadar air dalam sel sehingga nilai osmosis        isi sel tetap terpelihara.
    * Sewaktu mengeluarkan air, zat-zat sisa ikut dikeluarkan.
    * Dalam keadaan biasa zat-zat sisa dikeluarkan secara difusi.

    Cacing pipih (Platyhelminthes)
    * Alat ekskresi :
           - Protonefridium yang mempunyai sel api (flame cel) berflagel.
           - Flagel berfungsi untuk menggerakkan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi.
    * Mekanisme ekskresi :
           - Air dan beberapa zat sisa masuk ke dalam sel api.
           - Selanjutnya, air dikeluarkan melalui lubang nefridiofor.
           - Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk ke dalam saluran ekskresi tetapi masuk ke                sistem pencernaan yang selanjutnya diekskresikan melalui mulut.

    Cacing tanah (Annelida) 
    * Alat ekskresi :
           - Metanefridium, yang terdapat sepasang disetiap segmen tubuh, kecuali pada 3 segmen           pertama dan terakhir.
           - Metanefridium memiliki 2 lubang, yaitu nefrostom di anterior (depan) dan                                 nefridiofor di posterior (belakang).
    * Mekanisme ekskresi :
           - Cairan tubuh ditarik ke nefrostom oleh gerakan silia dan otot.
           - Pada saat cairan tubuh mengalir melalui nefridium, zat yang diperlukan tubuh, seperti           air, zat makanan, dan ion-ion akan diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui                 sistem peredaran (sistem sirkulasi).  
           - Sementara itu, zat-zat sisa (sampah nitrogen dan sedikit air) diekskresikan melalui                   nefridiofor.
           - Zat sisa nitrogen ada 2 bentuk, yaitu amonia dan ureum.
           - Amonia didifusikan ke tanah sedangkan ureum diekskresikan melalui sistem ekskresi.

    Belalang (Insekta)
    * Alat ekskresi :
           - Pembuluh malpighi (tubulus malpighi), yang terletak diantara  usus tengah dan usus               belakang.
           - Pembuluh malpighi berfungsi sebagai ginjal.
           - Selain pembuluh malpighi, serangga juga memiliki sistem trakea yang berfungsi                       sebagai paru-paru dan mengeluarkan zat sisa berupa CO2.
    * Mekanisme ekskresi :
           - Darah (hemolimfa) mengalir melalui pembuluh malpighi.
           - Bahan yang mngandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat, sedangkan air dan                 berbagai garam diserap kembali secara osmosis dan transpor aktif. 
           - Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus dan sisa air diserap kembali.
           - Kristal asam urat diekskresikan bersama feses melalui anus. 

    • SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
    * Alat ekskresi :
          - PARU-PARU, zat yang diekskresikan CO2.
          - GINJAL, zat yang diekskresikan urin.
          - KULIT, zat yang diekskresikan keringat.
          - HATI, zat yang diekskresikan zat warna empedu.

    Paru-paru ( Pulmo)
    > Paru-paru terdiri 2 bagian, yaitu paru-paru kiri mempunyai 2 gelambir (belahan) dan paru-paru             kanan 3mempunyai 3 gelambir.
    > Rongga hidung dan paru-paru dihubungkan oleh batang tenggorok (trakea).
    > Trakea bercabang 2 menjadi bronkus.
    > Di dalam paru-paru, bronkus bercabang-cabang membentuk bronkiolus.
    > Ujung bronkiolus bermuara pada gelembung-gelembung paru-paru yang disebut alveolus.
    > Di alveolus terjadi pertukaran udara secara difusi.   
    > Paru-paru mengekskresikan sisa metabolisme dalam bentuk uap air dan karbon dioksida.

    Ginjal (Ren)
    > Ginjal adalah alat pengeluaran yang mengeluarkan sisa metabolisme dalam bentuk urin.
    > Urin mngandung air,urea,dan garam mineral.
    > Pada penderita diabetes mellitus (kencing manis), urin mengandung glukosa.
    > Fungsi ginjal :
         - Mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen, misalnya amonia dan              garam mineral.
         - Mengatur kosentrasi garam dalam darah dan keseimbangan asam basa darah.
         - Mengatur keseimbangan air, yaitu mempertahankan tekanan osmosis ekstrasesuler.
         - Menyaring darah.
         - Membuang racun dari dalam tubuh.
    > Ginjal manusia berjumlah 2 buah yang terletak di kiri dan kanan tulang belakang di bagian sekitar      pinggang.
    > Ginjal berwarna merah tua berbentuk seperti kacang merah.
    > Bagian ginjal dibagi menjadi 3, yaitu kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medula renalis), rongga     ginjal (piala renalis/pelvis renalis). 
    > Secara umum anatomi ginjal dibagi menjadi 2 bagian :
          - Ginjal terdiri atas lapisan luar dan dalam.
             1. - Lapisan luar ginjal disebut korteks/kulit ginjal.
                 - Korteks mengandung kurang lebih 1 juta nefron.
                 - Tiap nefron terdiri atas badan malpighi (badan renalis) yang tersusun dari kapsul bowman                  dan glomelurus.
             2. - Lapisan dalam ginjal disebut medula/sumsum ginjal.
                 - Medula terdiri atas tubulus kontorti yang bermuara pada tonjolan papila di ruang ginjal                        (pelvis renalis). 
                - Tubulus kontorti terdiri atas tubulus kontorti proksimal dan tubulus kontorti distal.
    > Proses pembentukan urin :
       1. - Di dalam badan malpighi, kapsul bowman mnyaring darah yang terdapat dalam glomelurus                yang mengandung air,garam,gula,urea,dan zat-zat bermolekul besar, seperti sel darah dan                    molekul protein yang tidak dapat keluar dari badan malpighi.  
          - Proses ini disebut FILTRASI.
          - Filtrasi yang dihasilkan disebut filtrat glomelurus/urin primer yang masih mngandung                         glukosa,asam amino, dan garam mineral. 
      2. - Urin primer di dalam tubulus kontorti proksimal mengalami reabsorpsi, yaitu penyerapan                   kembali zat-zat yang masih berguna.
          - Filtrat yang dihasilkan disebut filtrat tubulus atau urin sekunder dengan kadar urea yang tinggi.
          - Proses ini disebut REABSORPSI.
      3. - Di dalam tubulus kontorti distal, pembuluh darah menambahkan zat-zat lain yang digunakan               lagi dan menyerap kelebihan air.  
          - Di sini terbentuk urin sesungguhnya yang disalurkan melalui tubulus kolektifus ke pelvis                     renalis.
          - Di dalam urin ini tidak terdapat lagi glukosa dan protein.
          - Penyerapan air di dalam tubulus kontorti dipengaruhi oleh adanya hormon antidiuretik (ADH).
          - Kekurangan ADH menyebabkan diabetes insipidus, yaitu urin terbentuk menjadi 20-30 kali dari         normal.
          - Proses ini disebut AUGMENTASI. 
    > Proses pengeluaran urin :
          - Dari kedua ginjal, urin dialirkan oleh pembuluh ureter ke kandungan urin (vesika urinaria).
          - Kemudian melalui uretra, urin dikeluarkan dari tubuh.
    > Hal-hal yang perlu diingat :
        1. Dalam keadaan normal urin tidak mngandung glukosa dan protein.
        2. Diabetes mellitus terjadi karena adanya glukosa di dalam urin, yang disebabkan kekurangan               hormon insulin.
        3. Banyaknya urin yang dikeluarkan tergantung dari banyaknya air yang diminum dan kadar ADH.

    Kulit (Integumen)
    > Kulit merupakan jaringan terluas pada tubuh manusia sampai 20.000 cm2 dengan ketebalan 0,01        cm sampai dengan 0,5 cm.
    > Susunan kulit terdiri atas :
        1. Epidermis (kulit ari)
            a. Stratum korneum (kulit tanduk), merupakan jaringan mati dan selalu mengelupas.
            b. Stratum lusidium
            c. Stratum granulosum, mngandung pigmen melanin.
            d. Stratum germativum, selalu membentuk sel-sel ke arah luar.
       2. Dermis (kulit jangat)
           a. akar rambut.
           b. pembuluh-pembuluh darah.
           c. saraf.
           d. kelenjar minyak.
           e. kelenjar keringat.
       3. Jaringan pengikat bawah kulit (subkutan)
           a. terdapat lapisan lemak, yang berfungsi sebagai cadangan makanan dan menghangatkan tubuh.
    > Fungsi kulit :
       a. Mengeluarkan keringat,garam dapur, dan urea.
       b. Pelindung tubuh terhadap pengaruh luar.
       c. Pengatur suhu tubuh.
       d. Tempat indra peraba.
       e. Tempat menyimpan kelebihan lemak.
       f. Tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D.

    Hati (Hepar)
    > Hati merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh manusia dan letaknya berada pada rongga perut        sebelah kanan, ada di bawah diafragma dan berwarna kecoklat-coklatan. 
    > Fungsi hati :
       a. mengeluarkan cairan empedu.
       b. membentuk urea.
       c. membentuk protein plasma. 
       d. menawarkan racun.
       e. mengatur kadar gula dalam darah.
       f. tempat menyimpan gula dalam bentuk glikogen. 
       g. tempat pembongkaran eritrosit yang telah mati.  
       h. tempat penguraian provitamin A menjadi vitamin A.
    • PENYAKIT PADA ORGAN EKSKRESI MANUSIA  
    > Hati : hepatitis, sirosis hati, kanker hati, dll.
    > Ginjal : batu ginjal, glukosuria, diabetes mellitus, diabetes insipidus, albuminuria, hematuria, dll.
    > Kulit : jamur, panu, kadas, kurap, eksim, ringworm, kanker kulit, dll.
    > Paru-paru : pleuritis, dll.
    SEMOGA BERMANFAAT DAN BERIKAN KOMENTARMU!!!!!

    lihat juga ini : http://adf.ly/1XnfTk
       














    Share: